Beranda » Occupatinal Health and Safety » Hubungan Aktivitas Fisik Berat dengan Back Pain pada Penduduk Usia Kerja di Jawa dan Bali

Kamis, 22 September 2011 - 11:33:51 WIB*
Hubungan Aktivitas Fisik Berat dengan Back Pain pada Penduduk Usia Kerja di Jawa dan Bali
Diposting oleh : Dwicahyanti Utami
Kategori: Occupatinal Health and Safety - Dibaca: 1302 kali


Achmad Zaki*

*Staf Pengajar Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Kampus II Jl. Kertamukti, Pisangan, Ciputat, Jakarta Selatan 15419 (e-mail: achzaki@yahoo.com)

Abstrak
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan lama aktivitas fisik berat dengan gejala back pain pada penduduk usia kerja 18–55 tahun di wilayah Pulau Jawa dan Bali. Penelitian ini menggunakan data sekunder Survei Kesehatan Nasional Tahun 2001. Penelitian ini menggunakan desain potong-lintang dengan metode analisis regresi logistik ganda. Hasil penelitian mendapatkan ada hubungan antara aktivitas fisik berat dengan gejala back pain, setelah dikontrol oleh variabel-variabel confounding seperti lama aktivitas fisik duduk atau sedikit berjalan (terkait pekerjaan ataupun tidak), jenis kelamin, dan pendidikan. Responden dengan lama aktivitas fisik berat (bekerja 1-5 jam) memiliki risiko 2,03 kali untuk mengalami gejala back pain dibandingkan kelompok yang tidak melakukan aktivitas fisik berat (95% CI=1,34-3,08). Responden dengan lama aktivitas fisik berat (bekerja >5 jam) memiliki risiko 1,60 kali untuk mengalami gejala back pain dibandingkan kelompok yang tidak melakukan aktivitas fisik berat (95% CI=0,55-4,63). Disarankan untuk pemberlakuan regulasi waktu kerja menggunakan metode waktu rehat pendek (short rest break), dimana pekerja yang harus bekerja selama 5-6 jam terus menerus perlu diistirahatkan di pertengahan waktu tersebut selama sekitar 20 menit.
Kata kunci: Aktivitas fisik, back pain

Abstract
The objective of this research is to investigate the relationship between high occupational physical activity with back pain symptoms among working age population (18—55 years olds) in Java and Bali islands. This research used secondary data from National Health Survey 2001. This research was using the crosssectional design and was analyzed by multiple logistic regression. The study result shows that there are a relationship between high occupational physical activity with back pain symptoms after controlled with confounding variables such as: duration of occupational sitting and short walk activity, duration of nonoccupational sitting and short walk, gender and educational status. Respondents with duration of heavy occupational activity of 1-5 hours have 2,03 higher risk to get back pain symptoms compared to those not doing it (95% CI=1,34-3,08). Respondents with duration of heavy occupational activity of >5 hours have 1,60 risk to get back pain symptoms compared to those not doing it (95% CI=0,55 - 4,63).
Key words: Physical activity, back pain 
| Full Text |